• VPN
  • projecty
  • Axioo_HNM
  • Axioo_vigo410
  • Axioo_Vigo_350
  • vsms
  • Axioo_Picopad
  • iRetail

Dalam PS, Layer adalah sebuah object yang terpisah dan dapat dikerjakan tanpa menggangu object yang lainnya, dapat dikatakan layer adalah sebuah kertas transparan yang dapat digambari sebuah object, dan jika digabungkan dengan layer yang lain, akan membentuk kesatuan gambar yang sempurna.

Tentang Layers

Lihat Gambar di bawah ini:

wtlogo

Gambar di atas mungkin hanya dilihat sebagai satu gambar saja. Sebenarnya gambar tersebut terdiri dari beberapa layer yang digabungkan menjadi satu, yaitu Background layer yang berwarna hitam dan putih, serta dua layer teks.

layer

 

Bagaimana Menggunakan Layer pada Photoshop

Anda akan lebih mengerti menggunakan Layer jika kita mengadakan sedikit latihan di sini. Maka dari itu buat sebuah dokumen baru (File > New) dengan ukuran 400 x 400px, dan resolusinya 72px/inch.

Kita akan membuat gambar di bawah ini dari beberapa layer:

layer2

Filling the Background

Pilih Dull Green Foreground Color. Untuk melakukan hal tersebut, pilih fungsi Foreground dan cari warna yang dimaksud. Atau dengan cara lain, Anda dapat memasukkan nilai HEXnya yaitu 36442a pada kotak yang terdapat ikon “#” di sisi kiri bawah.

layer3

layer4

Setelah itu, klik Ok. Kemudian pilih Fill Tool dan klik area manapun di lembar kerja Anda. Maka lembar kerja Anda akan berwarna persis seperti warna yang telah Anda pilih.

Buat Layer Baru

Mari kita ingat pelajaran singkat kita terdahulu di Layers Palette, dan mencoba beberapa fungsi dasarnya:

layer5

Untuk membuat Layer Baru, Klik ikon “New Layer” seperti yang terlihat di bawah.

layer5

Seperti yang Anda lihat, terdapat layer baru bernama Layer 1. Anda dapat mengubah namanya dengan cara mengklik dua kali pada nama layer dan menggantinya sesuai dengan keinginan Anda. Selama layer ini aktif (berwarna biru) maka Anda akan bekerja dengan layer tersebut saja.

Menggambar Rumput

Pilih Brush Tool dari toolbox. PS sudah mempunyai sebuah kuas yang bernama “Dune Grass”, dan kuas inilah yang akan Anda gunakan dalam menggambar rumpur. Pada Option Bar di Brush Tool, buka Brush Preset Picker (Sebuah sampel brush yang terlihat di jendela).

layer6

Kemudian, pilih warna untuk Brush Anda, tentunya warna yang sesuai dengan warna background sebelumnya seperti warna #19250f.
Setelah Anda memilih warna yang tepat, sekarang saatnya untuk mulai berkreasi. Untuk mengecat lembar kerja Anda tersebut, Anda harus mengklik dan menahan mouse Anda hingga terbentuk gambar rumput di lembar kerja Anda.

layer7

 

Tambahkan teks pada gambar Anda!


The Type Tool

Pilih Horizontal Type Tool dari toolbox. Pilih warna putih sebagai Foreground Color Anda. Kemudian, klik area manapun di lembar kerja Anda untuk mulai mengetik tulisan yang Anda inginkan.

layer8

Setelah Anda selesai mengetik, pilih semua teks Anda dengan cara membloknya, karena kita akan memberikan sedikit atribut pada teks tersebut menggunakan Type Options Bar.

Set Jenis Tulisannya menjadi Arial, dan Bold, serta berukuran 60 pt, dan anti-aliasing menjadi Crisp.

layer9

Seperti yang Anda lihat, terbentuk sebuah layer baru di palette Anda. Untuk mengaktifkannya, klik layer tersebut.

Cool! Sekarang mari kita atur posisi layer tersebut.

layer10

Memindahkan Layers

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memposisikan layer teks di bawah layer rumput, sehingga gambar rumput akan muncul di depan teks. Drag and drop pada palette untuk mengatur posisi layer tersebut.

Sekarang Anda bias menggunakan Move Tool untuk mengubah posisi layer di lembar kerja. Ketika layer teks sedang aktif, klik Move Tool pada toolbox, kemudian posisikan teks tersebut di antara gambar-gambar rumput Anda.

layer11

Opacity, Blending Modes & Filling Selections

Buat sebuah layer baru di atas layer background, dan buat sebuat seleksi elips menggunakan Elliptical Marquee Tool.

layer11

Dengan Fill Tool, warnai seleksi tersebut (pada layer baru Anda) dengan warna putih. Setelah diwarnai, hilangkan tanda seleksi dengan melakukan Select > Deselect, atau Ctrl + D.

Anda sudah mempunyai sebuah lingkaran putih besar di lembar kerja Anda. Atur Blending Mode nya menjadi Overlay pada layers palette:

layer12

Sekarang set Opacity-nya menjadi 15%.

layer13

Simple! Sekarang aktifkan layer tersebut kemudian lakukan Duplicate Layer dengan cara mengklik kanan > duplicate layer. Ini akan membuat sebuah kopian layer yang sama persis beserta dengan efek dari layer yang dikopi. Dengan Move Tool pindahkan layer hasil duplicate tersebut, sehingga Anda dapat melihat dua elips ada di lembar kerja Anda.

layer14

layer15

Klik ikon New Group yang berada di bawah layers palette (ikon yang berbentuk seperti folder).

Fungsi grup sama seperti folder. Anda dapat menaruh beberapa layer di dalam sebuah grup. Dan jika anda mengaktifkan grup tersebut dan mengubah opacity, blending mode, posisi, ataupun hal lainnya, maka yang akan berubah adalah keseluruhan layer yang ada di dalam grup tersebut.

Let’s give it a try! Drag dua elips tersebut menjadi satu group.

Pilih layer Group di layer palette. Dengan Move Tool, aktifkan layer group tersebut, kemudian pindahkan kemanapun area yang Anda sukai. Maka secara otomatis, kedua elips tersebut akan bergerak secara bersamaan.


Add this to your website
 
Copyright © 2012 WithTech. All rights reserved